Cinta…, cinta…, cinta…, kata itu selalu menjadi topik pembicaraan semua orang yang sedang mencari cinta dan jatuh cinta. Orang yang sedang mencari cinta berangan-angan akan indahnya cinta dan kasih sayang sehingga hilanglah kehampaan di jiwanya. Orang yang sedang jatuh cinta merasa cinta sedang memenuhi ruang jiwanya dan kebahagian terpancar dari raut wajahnya dan tidak ingin kehilangan perasaan cinta yang sedang dirasakannya.
Itu mungkin sedikit lukisan tentang cinta, masih banyak definisi lainnya yang akan terungkap dari setiap jiwa yang sedang mencari dan merasakan cinta. Tapi kebanyakan orang merasakan cinta itu kepada lawan jenis, perasaan cinta yang sangat mendalam. Rasa suka membuat dirinya ingin mengenal lebih dekat orang yang disukainya dan lama-lama tumbuhlah rasa cinta bahkan berubah menjadi benci. Tapi itu fitrah karena itu kebutuhan manusia untuk dicintai dan mencintai.
Tapi ada pula sebagian orang yang ingin sekali menghilangkan rasa cinta yang mendalam itu selain kepada Allah saja. Orang-orang tersebut ingin agar cintanya hanya kepada Allah saja dan membagikan cintanya kepada sesama makhluk ciptaan Allah karena cintanya kepada Allah. Wow rasanya tidak mudah ya melakukan itu. Coba saja, perlu upaya keras untuk terus mendekatkan diri kepada Allah untuk lebih mengenal Allah karena ada istilah tak kenal maka tak cinta dan tak kenal maka tak sayang.
Tidak ada cinta yang sempurna selain cinta kepada Allah dan mencintai makhluk ciptaan-Nya karena Allah semata. Sanggup kah kita berlaku adil dengan mencintai apapun karena Allah. Tidak subjektif dan berat sebelah dengan hanya mencintai salah satu makhluk-Nya saja melebihi cintanya kepada Allah. Kalau begitu berarti menduakan Allah dong…(syirik). Bukankah Allah harus satu-satunya dan diatas segalanya dalam hati dan pikiran kita.
Coba lihat dan rasakan, saat seseorang mencintai lawan jenisnya. Ia akan melakukan apa saja demi orang yang dicintainya bahagia, bahkan melakukan perbuatan yang tercela pun dia rela. Bahkan saking cintanya sama si doi lupa deh sama yang lain termasuk sama Allah. Itulah, kadang cinta dapat membuatnya buta bahkan mata hati atau nuraninya pun buta. Mari berpikir dan merenung sejenak, manusia penuh dengan ketidaksempurnaan sehingga bagi orang yang tidak besar hati dan lapang dada akan merasa kecewa karena ketidaksempurnaan dan ketidaksanggupan seseorang melakukan sesuatu.
Tapi Allah Maha Sempurna, Dia lebih tahu segala yg kita butuhkan tanpa kita minta, walau terkadang kita kecewa karena merasa doa-doa kita rasanya tak pernah terkabul. Maka dari itu minta yang terbaik, apapun yang kita minta tak semuanya baik untuk kita, Allah Maha Tahu. Jika kita yakin akan hal itu, InsyaAllah apapun yang Allah berikan pada kita. Kita akan senantiasa bahagia, hati menjadi tenang, tiada resah sedikitpun menjalani hidup ini.
Mari kita bersama-sama terus belajar untuk mencintai Allah dan mencintai makhluk-Nya karena Allah semata jika kita mengharapkan Cinta dan Ridho-Nya.